MOHAMMAD SULAIMAN,S.Pd, MM – KEPSEK SMK BERPRESTASI TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2019

wartapelita.com – Bogor, SMKN 1 Bogor adakan upacara dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional bertempat di halaman SMKN 1 Bogor, Kegiatan upacara dilaksanakan cukup khidmad dengan kehadiran para Pejabat Pemerintah, dari Tingkat Provinsi dan Pemda Bogor, Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah serta Guru dan Siswa berbaris tertib dan teratur. Acara puncak yang sangat ditunggu-tunggu setelah sambutan dari Pembina Upacara sebelum upacara berakhir adalah pengumuman dan penyerahan Throphy dan penghargaan kepada Para Teladan Berprestasi diantaranya adalah Kepala Sekolah Tingkat SMA/SMK Provinsi Jawa Barat yang pelaksanaannya lomba tersebut di SMAN 4 Bogor.(02/05/19)

Dalam prosesi penyerahan trophy bergengsi yang diberikan langsung oleh Kepala KCD Wilayah 1 Jawa Barat tersebut, diberikan kepada Mohammad Sulaiman, S.Pd,MM yang merupakan Kepala SMK Taruma Negara Bogor berhasil meraih penghargaan bergengsi sebagai the second honorable Kepala Sekolah SMK Berprestasi Tingkat Jawa barat. Sebuah prestasi yang sangat membanggakan dan patut diapresiasi oleh seluruh insan pendidik di Indonesia.

Tidak kurang dari 361 Kepala Sekolah SMK Negeri dan Swasta yang mengikuti seleksi bergengsi tersebut yang diselenggarakan sejak tanggal 24 – 25 April 2019. Dengan serangkaian seleksi yang cukup ketat meliputi; seleksi portofolio, Karya ilmiah, Tes Tertulis, Presentasi dan wawancara. Dari sejumlah peserta akhirnya mengerucut menjadi 50 peserta saja, kemudian mengerucut menjadi 15 nominator hingga akhirnya tersiswa 4 nominator, dari ke empat nominator itulah akhirnya menghantarkan Kang Sule terpilih sebagai the second winner perhelatan insan berpretasi tersebut.
Lalu siapakah sebenarnya Mohammad Sulaiman yang akrab dipanggil Kang Sule ini? Berikut hasil penelusuran jurnalis media ketika mewancarai beliau.

Jika ditanya tentang prestasi sudah berapa banyak yang diraih oleh beliau kita harus membaca rekam jejak digital. Mohammad Sulaiman, S.Pd, MM adalah salah satu dari nominator yang mendapatkan penghargaan bergengsi Educator Awards 2016. Sebuah Penghargaan Tertinggi untuk tokoh pengajar dan pendidik diselenggarakan oleh Asosiasi Guru dan Dosen Indonesia (AGDI) di medio 2016 di Jakarta. Pria kelahiran Cirebon 43 tahun yang lalu ini memang dikenal energik dan inovatif dalam bidang pendidikan. Kiprahnya yang cukup enerjik sebagai Dosen di STKIP Kusuma Negara Jakarta, juga pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah di beberapa SMK di Kota Bekasi, Sekolah SMK Bhakti Kartini Kota Bekasi – sebuah sekolah kejuruan terbesar di kota tersebut. Kang Sule – demikian biasa disapa merupakan tokoh muda bertangan dingin dalam memimpin lembaga/institusi pendidikan. Saat ini beliau pun merupakan pendiri dari Yayasan Parianom Indonesia yang juga menyelenggarakan SMK Taruma Negara dengan keahlian Farmasi, Keperawatan, Hotel dan Restauran.

Meskipun kesibukannya cukup padat namun lelaki berpostur tegap inipun aktif dalam wirausaha, dengan beberapa rekan kerjanya beliau membangun beberapa usaha kontraktor dan perjalanan wisata/travel. Maka sangat layak melalui berbagai dimensi penilaian jika beliau mendapatkan Educator Awards tersebut. Ketika media menjumpai beliau disela-sela kesibukkannya, beliau hanya menyampiakan ucapan serta penghargaan setinggi-tingginya kepada pihak penyelanggara serta berbagai instistusi penilaian terkait yang telah menobatkan dirinya sebagai salah satu penerima penghargaan tersebut.
Kang Sule menyatakan, “Penghargaan ini merupakan amanah yang sangat berat serta memerlukan tanggung jawab moral yang tinggi dalam mengaplikasikannya ditengah kehidupan masyarakat”,pungkasnya.

Namun demikian sisi kekurangan dan kelemahan yang masih melekat sangat terbuka untuk koreksi, saran dan masukkan dari semua kolega yang mengenalnya. “Pengalaman, pengabdian nyata serta kerja keras yang panjang harus ditempa dan dialamai langsung oleh para kandidat untuk dapat masuk dalam nominasi”, begitu imbuhnya mengakhiri. Belum lagi sepak terjang dan konditenya dimata masyarakat luas. Kecakapan serta acceptable dari berbagai kalangan serta kelayakan menjadi faktor terpenting dalam penilaian tersebut.(Yayan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *