Eksekusi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di Kalibaru Dipertanyakan Oleh Kuasa Hukum

wartapelita.com – Jakarta, Pengadilan Negeri Pusat telah melakukan Eksekusi yang ditempati oleh Siti Nurjanah yang beralamatkan Jalan Kalibaru Timur IV/9D RT 07/07 Kel.Bungur, Kec.Senin Jakarta Pusat. (29/04/19)

Menurut Kuasa Hukum Siti Nurjanah, Khoirul Amin, SH. mengatakan bahwa proses hukum masih berlangsung di tingkat kasasi, akan tetapi telah dilakukan Pengeksekusian ini semua sudah diluar jalur hukum yang ada.” tegasnya.

Oleh karena itu kami sebagai kuasa hukum yang telah dikuasakan oleh pihak tergugat mengajukan keberatan terhadap Penetapan Ketua Pengadilan Negeri No.88/2016 Eks tertanggal 29 Maret 2019 Jo.No 237 /PDT.G/2011/PN JKT.PST tertanggal 1 Februari 2012. Jo. No.Jo 77/PDT/2013/PT.DKI tertanggal 26 Maret 2013 Jo.No 1693 K/Pdt/2014 tertanggal 13 April 2015 dengan alasan hukum sebagai berikut;

1. Bahwa terhadap Putusan dan Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No.88/2016.Eks tersebut, kami telah melakukan upaya hukum perlawanan, dan perlawanan kami tersebut telah terdaftar di kepaniteraan perdata Pengadilan Negeri Pusat.Dengan perkara Nomor : 700/PDT.BTH/2016/PN.Jkt.Pst tertanggal 16 Desember 2016 (Bukti-I).

2. Bahwa perkara perlawanan tersebut sampai saat ini masih berjalan dan dalam proses Kasasi, berdasarkan Akta permohonan Kasasi Nomor ; 117/Srt.Pdt.Kas/2018/PN.JKT.PST. tertanggal 04 Oktober 2018 (Bukti-II)

3. Bahwa berdasarkan penjelasan dan uraian diatas maka sudah sangat jelas upaya hukum perlawanan dan bantahan terhadap Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No:88/2016.Eks tersebut sampai dengan saat ini masih berjalan dan belum memiliki kekuatan hukum tetap dan mengikat.

4. Bahwa menurut hukum, apabila perlawanan dan bantahan kami tersebut dikabulkan,maka konsekuensinya seluruh putusan dan penetapan diatas secara otomatis batal demi hukum dan tidak berlaku lagi.

5. Bahwa apa yang dilakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dengan membuat penetapan Ketua Pengadilan Negeri No.88/2016.Eks tertanggal 29 Maret 2019. Yang isinya adalah MENETAPKAN dan MEMERINTAHKAN kepada Panitera dengan disertai 2 (dua) orang saksi guna melakukan eksekusi pengosongan terhadap objek sengketa, padahal upaya hukum perlawanan masih berjalan, Adalah sebuah keputusan dan tindakan hukum yang brutal dan sangat mencederai rasa keadilan di masyarakat (Bukti- III)

Kami selaku Pelawan menyatakan sangat keberatan terhadap Penetapan yang dibuat oleh Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tersebut, dan meminta kepada Ketua Pengadilan Negeri untuk segera membatalkan dan/atau menarik kembali penetapan yang tidak berdasarkan hukum tersebut, serta meminta kepada Ketua Pengadilan Negeri untuk menghormati proses hukum perlawanan yang masih berjalan.” tegasnya kuasa Hukum Siti Nurjanah Khoirul Amin. SH.”(Yayan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *