DPW Hidayatullah Jabar Launching Rumah Qur’an di Hotel


Sebaik-baik manusia adalah yang belajar dan mengajar al-Qur’an.

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Barat bekerjasama dengan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) mengadakan acara Launching Rumah Qur’an dan Upgrading Da’i Hidayatullah se-Jawa Barat, Sabtu, 20/3/2021/6-7 Syaban 1442 H.

Acara yang berlangsung di Grand Hotel Preanger ini diikuti oleh 100 peserta terdiri dari pengurus Rumah Qur’an Hidayatullah (RQH), perwakilan DPP, DPW, DPD Hidayatullah, Dewan Murabbi Wilayah, dan Mushida Jawa Barat.

Hadir dalam acara tersebut DR. Merdi Azizi, MA, DR. Deni Nurdiyana Hadiman, Direktur Jaswita (Jasa dan Kepariwisataan Jabar), DR. Abdul Manan, MM, Ketua Dewan Pertimbangan Hidayatullah, dan Haji Eko Tahtit Budi Susilo, Dewan Pembina RQH se-Indonesia.

Ketua DPW Hidayatullah Jawa Barat, Ustadz Taufik Wahyudiono, S.Pd, menyampaikan sambutannya bahwa al-Qur’an membawa kemuliaan. “Nabi Muhammad SAW dimuliakan Allah karena al-Qur’an dan umat yang terbaik adalah yang belajar al-Qur’an. Oleh karena itu, mari membangun Jabar dengan al-Quran sehingga menjadi wilayah yang terbaik,” ungkapnya.

Deni Nurdiyana, sebagai pengelola Grand Hotel Preanger menyambut gembira.
“Saya mendukung kegiatan keagamaan ini karena akan menjadi tabungan di akhirat kelak. Niat mulia ini perlu didukung, ini bagian dari dakwah. Pak Gubernur Jabar, Pak Ridwan Kamil sangat mendukung kegiatan Jabar Mengaji,” paparnya.

“Selamat datang para da’i di hotel bintang 5 ini, hotel tertua di Jabar setelah Gedung Sate yang didirikan sejak zaman kolonial Belanda,” imbuhnya.

Sementara itu, Ustadz Abdul Manan menyampaikan bahwa kota Bandung merupakan kota bersejarah. “Di Bandung terselenggara Konferensi Asia Afrika dan Grand Hotel Preanger ini berdiri tahun 1929, maka kita juga akan membuat sejarah yaitu launching Rumah Qur’an Hidayatullah se-Jawa Barat di sini,” ujarnya.

“Orang yang mulia adalah yang belajar, membaca, dan mengajarkan al-Qur’an. Mumpung kita masih diberi kesempatan untuk memuliakan al-Qur’an. Maka kita akan mengadakan training-training untuk guru ngaji. Kita berharap syafaat dari al-Qur’an,” katanya dengan penuh semangat.

“Ketika kita semarakan kegiatan memuliakan al-Qur’an, maka hal ini akan menolak bala untuk bangsa ini dan beribu keberkahan akan datang,” tegasnya.
Senada dengan Deni Nurdiana, Haji Susilo pun merasa senang. “Saya senang dan bersyukur, betapa saat dahsyatnya pandemi ini tetapi kita bisa mengadakan program ini,” ujarnya.

“Kita yakin akan janji dan pertolongan Allah. Saya lihat para ustadz semangat sekali. Insya Allah saya ingin hadirkan Rumah Qur’an Hidayatullah di pelosok Indonesia. Dulu ada istilah ABRI masuk desa, kita akan lakukan juga santri masuk desa,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Haji Susilo secara simbolis memberikan 3000 baju seragam untuk santri RQH. Selain itu, juga dilakukan MoU antara BMH dan DPW Hidayatullah Jabar.

Acara ini diakhiri dengan sharing dan pelatihan pengelolaan RQH bersama Ustadz Abdul Manan, Ketua DPW DKI Hidayatullah Jakarta, Ustadz M. Isnaini, dan Ketua DPW Hidayatullah Banten, Ustadz Maghfur.

Sebelum acara dimulai, seluruh peserta diharuskan melakukan sweb antigen yang dilakukan oleh tim kesehatan dari Islamic Medical Servis (IMS) dan selama acara berlangsung diberlakukan protokol kesehatan.* Asep Juhana, Dadang Kusmayadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *