Bedah Buku Sosok Jokowi *Menuju Cahaya*

wartapelita.com – Bogor-Sebagai tindak lanjut Deklarasi KamiPB (keluarga alumni IPB) yang dilakukan pada 12 Januari 2019 di Resto Cuplis Brasco Jl. Pajajaran, KamiPB memprakarsai Kegiatan Bedah Buku Sosok Jokowi yang salah satunya bersumber dari “Menuju Cahaya” yang disusun oleh Albertine Endah. Latar belakang dari kegiatan ini berdasar dari sebuah pengamatan dan kajian KamiPB, bahwa Sosok Jokowi, dimata warga Jawa Barat umumnya dan Bogor khususnya belum tersosialisasi secara pas dan tepat. Jl. Padjajaran, Bogor Minggu, 3 Februari 2019

Adanya banyak bukti tentang kecenderungan sebagian masyarakat Jawa Barat yang termakan informasi hoax, ujaran kebencian dan fltnah yang tersebar di media sosial terhadap Sosok Jokowi, menguatkan KamiPB untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Sebagai masyarakat terdidik, KamiPB terpanggil untuk mencari cara, langkah dan upaya mengumpulkan informasi yang tepat, pas dan veriflkatif tentang Sosok Jokowi dari sumber yang bisa dipertanggung jawabkan.

Kecenderungan “black campaign”, yang semakin menjadi-jadi dalam tahun politik, yang dilakukan sekelompok oknum yang sebenarnya dilarang undang- undang, menyatukan tekad dan langkah KamiPB untuk berbuat sesuatu. KamiPB menyadari masyarakat pada dasarya belum bisa membedakan secara baik antara “black campaign” dengan “Negative campaign”. Black campaign adalah kampanye yang tidak didukung fakta dan data, sehingga lebih mengarah pada hujatan dan fitnah. Sedangkan Negative campaign adalah kampanye yang diambil dari sisi negative yang dimiliki Sosok yang didukung fakta dan data.

Harapan KamiPB, Bedah Buku Sosok Jokowi, dapat memberi pencerahan dan keinsafan baru bagi masyarakat Jawa Barat umumnya Bogor khususnya, untuk lebih mengenal “Sosok Joko Widodo”. Lebih dari itu, kegiatan yang dilakukan KamiPB dapat mendorong masyarakat kembali ke jati diri asli bangsa Indonesia yang mendahulukan keramahan, kesantunan dan keadaban dalam berinteraksi dan berkomunikasi.

Sumber informasi tentang sosok Jokowi salah satunya dari buku Menuju Cahaya yang ditulis oleh Albertine Endah. Keynote speaker oleh Ibu Siti Nurbaya sebagai alumni senior IPB, Moderator Cyrus Kerong alumni IPB yang berpengalaman di dunia media nasional dan pemah bersentuhan dengan Sosok Jokowi, Pembahas Iman Sugemma alumni yang banyak malang melintang di bidang ekonomi, Budiman Sujatmiko seorang politisi yang memiliki pemahaman baik jejak langkah perjalanan pemerintahan Jokowi-JK dan Kyai Abdullah bin Nuh, ulama besar Kota Bogor.

Sebagai bangsa yang majemuk, kegiatan bedah Sosok Jokowi juga menampilkan berbagai jenis seni seperti budaya Sunda Modern, Pemusik Jalanan, agriaswara untuk ikut meramaikan acara Bedah Sosok Jokowi. Hal ini dimaksudkan bahwa negeri kita sangat kaya dengan seni dan budaya yang harus kita jaga bersama.

Keberagaman adalah ciri khas bangsa. Kebhinekaan adalah pemberian Tuhan yang harus kita jaga kelestariaannya.

Dalam kegiatan ini, KamiPB bekerjasama alumni perguruan tinggi yang ada di Bogor Raya, serta organisasi relawan, pesantren yang memiliki perasaan dan penghayatan yang sama dalam melihat kondisi dan situasi yang berkembang saat ini. Tak dapat dipungkiri, KamiPB juga melihat political will dan komitmen pemerintah menjalankan roda pemerintahan dengan sangat baik dan menghasilkan program yang bisa dinikmati masyarakat. Infrastuktur, KIS, KIP, Keluarga Harapan, dan banyak program pro rakyat lainnya.

Sebagai insan terdidik di bidang pertanian, KamiPB melihat adanya peningkatan daya saing dan kesejahteraan petani dan nelayan. peningkatan produktivitas kualitas, konsistensi dan kesinambungan dalam pembangunan perikanan, kehutanan dan pertanian. Sehingga, mampu menjaga dan menstabilkan ketahanan pangan, kelestarian serta keseimbangan alam nusantara.

Selain itu, pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo Yusuf Kalla merupakan sarana dasar bagi kelancaran distribusi hasil pertanian, perkebunan, perikanan; memperlancar dan mengefesienkan kegiatan ekonomi pedesaan dan perkotaan. Setidaknya, mempermudah petani, pekebun, pedagang dan nelayan mendistribusikan dan menjual hasil produksi. Pembangunan infrastruktur inilah yang sangat membantu mobilitas pergerakan ekonomi dari pedesaan ke perkotaan, dan sebaliknya.

Mari bersama kita lewati jembatan Indonesia Merdeka melalui pintu gerbang emas Menuju Indonesia Maju, Sejahtera Lahir Bathin Bersama Jokowi Ma’ruf Amin.(Yuli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *