Advokasi BPD ABUJAPI Jaya akan melakukan proses pelaporan di Mabes Polri atas dugaan tindak pencegahan penghinaan profesi Satpam Oleh Trans7 Program OVJ

wartapelita. com – Jakarta, Pada hari Jumat 17 Januari 2020 Trans7 menayangkan program TV hiburan Opera Van Java. Acara ini menjadi salah satu acara hiburan yang memiliki peringkat yang lebih tinggi di masyarakat, sebelum tingkah Iaku dan ucapan terima kasih yang bombastis untuk menerbangkan penontonya tertawa terpingkal-pingkal. Ini acara Iawakan dengan seniman-seniman yang menjadi idola masyarakat baik dari anak-anak dan orang tua, mereka piawai dalam mengocok perut para penonton dan peran mereka dalam menghibur masyarakat mampu memperkaya masyarakat ekonomi, mereka dan juga mendukung mereka sebagai seniman profesional.

Profesional adalah orang-orang yang bekerja dengan memiliki keterampilan kerja, ahli dan menghargai norma atau etika saat dia menjalankan pekerjaannya. Karena profesionalisme yang menentukan setiap orang dalam menyelesaikan dan menyelesaikan apa yang ditugaskan. Orang profesional sangat paham aturan, memahami aturan-aturan dan ucapan yang tidak pantas ditengah masyarakat. Karena itu setiap perusahaan akan membutuhkan orangorang profesional untuk mendatangkan keuntungan bagi perusahaannya dan kehidupan ekonomi pekerja tersebut. ‘

Opera Van Java yang ditayangkan pada jam 20:00 21:30 oleh live Trans7, Artis Part0 dan Artis Denny Cagur menggunakan simbol / atribut dan seragam yang biasa digunakan oleh Satuan Pengamanan (SATPAM) lengkap dengan topi dan alat pengamanan yang biasa digunakan SATPAM untuk Bertindak sendiri atau melakukan perlawanan jika terjadi tindakan dari pihak lain yang mempertahankan tugasnya. Dalam pelaksanaan tugas semua satpam dilengkapi dengan Pentungan yang dikenal dengan huruf Tongkat T. Alat ini sebelum digunakan dan digunakan oleh setiap Satpam, wajib mengambil pendidikan dan pelatihan.

Atribut Satpam dan lontaran Ielucon yang disampaikan selama acara tersebut di atas kami telah menghina profesi Satuan Pengamanan di seluruh Indonesia. Perlu diketahui SATPAM adalah pekerjaan profesional dan berada di bawah pembinaan POLRI, karena SATPAM sesuai dengan Pasal 3 ayat (1) huruf (c) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Semua profesi Satpam harus mengikuti pendidikan dan pelatihan sesuai Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 24 Tahun 2006 Tentang Pelatihan dan Kurikulum Satpam, Perkap 24 Tahun 2007 Tentang Manajemen Satpam dan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2012 Tentang Peielenggaraan, Pengawasan dan Pembinaan Teknis Terhadap Kebutuhan Polisi, PPNS dan Bentuk-Bentuk Pamswakarsa. serta wajib mendapatkan sertifikasi dari Badan Nasional Sertiflkasi Profesi (BNSP)

Setiap satpam profesional bekerja di bawah perusahaan resmi berbadan hukum dan wadah tersebut disebut di bawah pembinaan Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia sesuai Peraturan Kapolri Nomor 17 Tahun 2006. Setiap perusahaan Satpam Wajib memiliki surat persetujuan dari Polri dan surat ijin operasional jasa pengamanan. Selada perusahaan yang wajib memenuhi persyaratan administrasi, semua Satpam harus memenuhi persyaratan profesinya, karena itu harus semua Satpam harus mengikuti pelatihan Gada Pratama untuk pelatihan dasar, Gada Madya untuk Satpam yang akan meminta bantuan pengawas dan Gada Utama untuk Satpam yang akan membutuhkan pemasok atau Chief Keamanan.

Profesi Satpam tidak semudah profesi komedi yang bisa dicapai dengan prilaku dan ucapan lucu, serta mengangkat kehidupannya yang terkadang penuh agar sandiwara agar

Menjadi terkenal. Profesi Satpam menghidupi keluarga mereka dengan bekerja keras siang malam, menentang sindiran, bahkan cibiran dan cacian. Satpam masih menganggap pekerjaan orang rendahan dan dijalani oleh orang-orang berpendidikan rendah, padahal berbagai peraturan kepolisian telah membuat profesi Satpam menjadi profesi yang menjalan fungsi kepolisian terbatas. Karena itu, Satpam berada di bawah pengawasan dan pembinaan Kepala Korps Pembinaan Masyarakat (KAKORBINMAS BAHARKAM) Polri.

Profesi artis Part0 dan Denny Cagur yang menggunakan seragam yang melambangkan profesi SATPAM membuat profesi ini menjadi tidak berharga ditengah-tengah masyarakat, karena menjadi candaan, guyonan, dan bahkan membuat karya Satpam di lingkungan Sebagai sesama profesi yang menghidupi keluarga halal, maka prilaku dan candaan Part0 dengan Denni telah menghina profesi Satpam.

Karena itu, Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Jakarta Raya melalui Bidang Hukum dan Advokasi mengambil Iangkah hukum. Kami sudah mengirim Surat kepada Penanggung jawab acara Opera Van Java, Part0 dan Denny Cagur untuk segera meminta maaf kepada semua Satpam di Indonesia. Jika surat somasi yang kami kirimkan tidak cepat ditanggapi, maka Bidang Hukum dan Advokasi BPD ABUJAPI Jaya akan melakukan proses pelaporan di Mabes Polri atas dugaan tindak pencegahan penghinaan profesi Satpam, Undang Undang Nomor 32 Tahun 2002 Tentang Penyiaran, dan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi E1ektronik.

Reporter

Santi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *