Atas Pembayaran Pajak Desa Sindangkerta Jadi Juara


Bandung Barat, Wartapelita.com
Desa Sindangkerta Kecamatan Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat, menjadi juara l (satu) tingkat Kecamatan Sindangkerta dan juara ll (dua) tingkat Kabupaten Bandung Barat, atas pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada Tahun Anggaran 2020, sedangkan sebelumnya pada Tahun Anggaran 2019 menjadi juara lll (tiga) tingkat kecamatan. Hal itu dikatakan Kepala Desa Sindangkerta Eli kepada Warta Pelita baru-baru ini.

Keberhasilan dalam pemungutan pajak hingga mencapai 96% ini tentunya berkat kerja sama antara Kepala Desa, para perangkat dan masyarakat, terutama sejumlah Wajib Pajak (WP) paparnya.

Menurutnya, kiat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak, saya selaku Kepala Desa bersama para Kepala Dusun selalu memberikan pemahaman dan pencerahan kepada masyarakat mengenai guna dan manfaatnya membayar pajak. Kemudian kami terus menghimbau kepada sejumlah Wajib Pajak (WP) yang belum memiliki Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) atas nama pribadi dimohon untuk segera memutasikan status kepemilikan tanahnya.

Sebab kalau sudah memiliki SPPT sendiri si pemilik tanah tersebut mempunyai tanggung jawab dan status hukumnya jelas, lain lagi dengan SPPT nya masih atas nama orang lain, suka mengabaikan kewajibannya, walaupun tanah itu miliknya. Maka dari itu sejak saat ini dan untuk kedepannya kami berharap kepada semua pemilik tanah yang belum memiliki SPPT atas nama pribadi mohon segera memutasikan status kepemilikan tanahnya, harap Eli.

Sehubungan dengan itu warga Desa Sindangkerta merasa bangga atas keberhasilan desanya menjadi juara dalam pembayaran pajak, sebab baru kali ini Desa Sindangkerta menjadi juara l tingkat kecamatan dan juara ll tinfkat kabupaten dalam pembayaran pajak, sedangkan sebelumnya belum pernah menjadi juara, papar warga.

Sementara salah seorang tokoh masyarakat (Ketua Umum Akurasi) Iman Abdul Rahman alias Jack sangat mengapresiasi atas berhasilnya Desa Sindangkerta menjadi juara dalam membayar pajak, baik di tingkat kecamatan maupun di tingkat kabupaten, walaupun Desa Sindangkerta ini masih banyak kekurangan, dalam sarana dan prasarana, terutama infrastruktur jalan, seperti jalan H.Ahmad Sanusi selama ini masih dalam keadaan rusak berat, belum ada tanda-tanda untuk diperbaiki, tentunya hal seperti itu merupakan salah satu hambatan dalam kelancaran roda perekonomian masyarakat. Dengan terhambatnya roda perekonomian masyarakat dampaknya akan menghambat juga pada pembayaran pajak, tandas Jack.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *