BMH dengan Persagi KBB Gelar Pekan Konseling Gizi  Pada Hari Gizi Nasional

Bandung Barat, Warta Pelita

Kesehatan merupakan  harta yang sangat berharga untuk dijaga dan dipelihara, untuk bekal meraih sukses dan bahagia dunia akhirat.

Kamis, (25/01/2018), bertepatan dengan Hari Gizi Nasional, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI), Puskesmas Ngamprah, Perpusdes Binekas, Kampung Dongeng Indonesia dan PKK serta sekolah PAUD se Desa Cimanggu, untuk menggelar pekan konseling gizi.

Acara Sehat Peduli Gizi yang dilakukan oleh BMH ini, serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia dengan tema ” Membangun Gizi Menuju Bangsa Sehat dan Berprestasi” .

Kegiatan yang di gelar di Pesantren Pertanian At Taqwa – Hidayatullah Bandung Barat ini, menghadirkan peserta sebanyak 300 orang, dari mulai anak -anak PAUD, ibu Hamil, Kader PKK dan warga masyarakat Desa Cimanggu,

Dalam kesempatan tersebut Rahmat, selaku Ketua BMH Perwakilan Jawa Barat, menyampaikan sambutannya, acara ini sebagai upaya kepedulian BMH untuk masyarakat dalam menjaga kesehatan berupa memperhatikan masalah makanan yang halal dan thoyib, artinya kita harus makan yang bergizi untuk bekal ibadah, BMH sebagai lembaga amil zakat nasional selalu bersinergi dengan berbagai pihak termasuk Pemerintah Daerah, katanya.

Sementara, Dian Yudian, STP., MKM, selaku Kepala seksi Gizi Dinkes KBB yang hadir bersama para pengurus PERSAGI ( persatuan ahli gizi indonesia),  menyampaikan terima kasihnya kepada panitia penyelenggara, secara khusus kepada BMH dan Pesantren yang telah memfasilitasi terselenggaranya acara tersebut, Ia berpesan kepada para hadirin agar senantiasa memperhatikan makan yang sehat, tidak perlu yang mahal, tapi ada unsur- unsur gizi baik, seperti sayuran, buah -buahan, susu dan lainnya. Karena itu semua dapat memberi nilai tambah kepada kesehatan dan kecerdasan anak -anak, jangan sampai anak -anak dibiarkan membeli jajanan yang tidak sehat, bahkan merusak perkembangan anak. Paparnya.

“Kami terus berupaya terus mengedukasi masyarakat berupa penyampaian informasi tentang kesehatan secara khusus, bagaimana supaya masyarakat sadar bahwa menjaga kesehatan dengan memberi asupan gizi lebih penting dari pada mengobati. Terjadinya gizi buruk karena orang tua yang belum paham terkait cara memberikan makanan yang mengandung gizi pada anak, bagaimana berharap anak -anak sehat, kuat dan berprestasi, kalau apa yang dimakannya tidak mengandung vitamin atau gizi yang di perlukan oleh tubuh,” ujar Dian.

Dalam kesempatan tersebut puja, Dr. Nururohmah dan Sri Puji Astuti, Amg., dari Puskesmas Ngamprah memberikan pemeriksaan kesehatan buat balita dan ibu hamil.

Ratusan anak dari 5  PAUD se Desa Cimanggu, di bawah Asuhan Bunda PAUD, Yani,  selain diberi asupan tambahan makanan sehat dan bergizi juga dibimbing oleh gurunya untuk membiasakan membaca dan memaparkan bagaimana tata cara hidup sehat oleh Dewi dari Komunitas Kampung Dongeng Bandung,

Sinergi program dalam memperingati hari Gizi Nasional ini, merupakan hal yang pertama kali di selenggarakan di Pesantren Pertanian At Taqwa, ungkap Rini sebagai ketua Panitia dari Mushida Bandung Barat.

Dengan diadakannya acara tersebut, warga sangat berantusias dan semangat, meskipun diiringi hujan gerimis. Ini menunjukan bahwa acara tersebut perlu dilaksanakan kembali, tidak harus setahun sekali, terutama dalam memberikan asupan Gizi kepada anak – anak PAUD, harapannya baik Pemerintah, BMH dan Swasta bisa memfasilitasi acara pemberian asupan Gizi secara rutin, tentu tidak mesti mewah atau gebyar seperti ini. ungkap Asep, sebagai pengurus Pensantren At-Taqwa.

Tujuannya agar anak anak yang kami bina secara khusus PAUD Insan Kamil At Taqwa dan Miftahul Ilmi yang berada di Bawah Yayasan Cahaya Pejuang Peradaban, anak – anaknya bisa sehat, kuat dan berprestasi. Tandas Asep. —

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.