Bupati KBB Ngariksa Lembur


Bandung Barat, Wartapelita.com
Kunjungan Bupati Bandung Barat, keliling kampung di sejumlah desa dan kecamatan, dengan istilah Bupati KBB “Ngariksa Lembur” sangat disambut baik oleh sejumlah warga Bandung Barat.


Pasalnya kegiatan tersebut sangat positif dan bisa dijadikan contoh oleh seluruh pejabat, baik yang ada di tingkat pusat maupun yang ada di daerah. Hal itu diungkapkan sejumlah warga Bandung Barat kepada Wartapelita.com

Bupati Bandung Barat dengan ciri khasnya setiap kunjungan ke daerah selelu nginap disalah satu tempat. Kemudian pagi harinya melakukan solat subuh berjamaah, dengan warga setempat dan sejumlah SKPD, para perangkat desa serta rombongan lainnya, yang ikut mendampinginya.

Seperti hari ini Minggu (3/3) pertama melakukan solat subuh berjamaah di Mesjid jami Al-Hidayah Kampung Sukamanah Desa Bongas Kecamatan Cililin. Kemudian setelah sarapan pagi berjalan kaki menuju Kampung Pasirpanjang Desa Rancapanggung, untuk meninjau pembangunan bedah rumah yang didanai dari CSR, yaitu rumah milik Ma Konih penduduk kampung Pasirpanjang Rt.02/02 Desa Rancapanggung.

Sepanjang perjalanan, Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna, S.Ip. bersilaturahmi dengan sejumlah warga serta menyapa para pedagang, seperti tukang Bakso, Kupat tahu serta salah seorang pemilik Bengkel (tambal ban), ditanya mulai dari masalah kesehatan, hingga perkembangan usaha serta permodalannya.

Sesampainya di lokasi bedah rumah, Bupati langsung minta ketemu dengan Ma Konih dan setelah bertemu, Bupati memberikan arahan dan harapan kepada Ma Konih, bahwa rumah ini sudah mulai dibangun, mungkin sebentar lagi akan selesai dan Ema nanti akan mempunyai rumah yang layak, jelas Bupati sambil memeluk Ma Konih.

Disela-sela kesibukannya sedang meninjau pembangunan rumah, ternyata ada salah seorang warga Kampung Pasir panjang, yaitu Leni (17) putri dari pasangan suami isteri Holid dan Iis. Leni menderita lumpuh sejak kecil, hingga sekarang sudah berumur 17 tahun. Namun walaupun terus berobat tetapi belum ada perubahan, jelas Iis saat ditanya oleh Warta Pelita dengan Kepala Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cililin, dr.Okto.

Saat ditanya oleh Dr.Okto mengenai pengobatan atau kontrol ke Rumah sakit, Iis (ibunya Leni) mengetakan bahwa sudah dua kali kontrol di RSUD Cililin, tetapi sekarang sudah telat, sudah lebih dari satu bulan belum kontrol, karena belum punya untuk ongkos angkotnya, sebab sekali kontrol transportnya habis Rp,300.000, Kalau ke rumah sakitnya tidak bayar, sebab punya BPJS dari KIS, katanya.

Ketika Bupati mengetahuinya, saat ditemukan dengan anak tersebut, Bupati berkaca-kaca melihat anak itu sambil mengusap-ngusap punggungnya dan Bupati berjanji akan membantu masalah transportasi untuk setiap control, yaitu akan diantar jemput oleh pihak Rumah sakit. Bahkan saat itu juga menyapaikan hal itu kepada Kepala RSUD Cililin,dr.Okto yang kebetulan saat itu ikut mendampingi Bupati.

Atas perhatian seorang Bupati yang begitu peduli terhadap warganya, masyarakat sekitar sangat mengapresiasi langkah-langkah Bupati, sesuai dengan jargonnya yaitu Bandung Barat Lumpaaaat, yang artinya “lumampah mawa manfaat”, sebagaimana dikatakan sejumlah warga Kampung Pasirpanjang, kepada Warta Pelita.(Yat/Wan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.