Diskusi & Rilis Hasil Survei, Peta Elektoral Pemilu : “Jelang Final, Siapa Terpental ? ‘

wartapelita.com – Jakarta, Kurang dari seminggu jelang Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden, Lembaga Survei Indopolling Network menvampaikan rilis terkait temuan peta elektoral Capres dan Partai Peserta Pemilu dalam diskusi Publik dengan tema : ” Peta Elektoral Pemiiu : Jelang Final, Siapa Terpental ? ” pada 12 April 2019, bertempat di Upnormal Cafe Cikini Jakarta Pusat.
(12/04/19)

Turut hadir dalam acara tersebut Akademisi UI Prof.Dr.Hamdi Muluk,M.SI, Wasekjen DPR Partai Golkar Christina Ariyani SE,SH MH, Sekjen Taruna Merah Putih MM.Restu Hapsari SS, Direktur Indopoling Network Wilhelmus Wempy Hadir dan Dosen Univ.Mustopo Nasrullah Kusadjibrata.

Dalam paparannya, Direktur Indopolling Network Wilhelmus Wempy Hadir menyampaikan, “berdasarkan temuan survey kami, elektabilitas pasangan Capres 01 joko Widodo KH Ma’ruf Amin saat ini jauh mengungguli pasangan Capres 02 Prabowo -Sandiaga Uno. Pada simulasi kertas suara, elektabilitas pasangan Capres 01 mencapai 57.4%. Untuk elektabilitas pasangan Capres 02 hanya sebesar 32,5%. Potensi pemilih yang belum menentukan pilihan (undecided voters) tersisa sebesar 10,1%“ , ungkapnya.

“Kalau kita lihat jarak elektabilitas antara pasangan Capres 01 dengan 02 sangat lebar. Selisih elektabilitas diantara keduanya lebih dari 20%, dan selisih ini cukup signifikan. Sehingga, kalau tidak ada kejadian luar biasa sampai hari H pemilihan, pasangan Capres 01 berpotensi memenangi kembali pilpres 2019”, lanjut Wempy.

Wempy menjelaskan, “Dari sisi sebaran dukungan, pasangan Capres 01 unggul di hampir semua Zona Wilayah, kecuali Zona Wilayah Sumatera. Di Zona Wilayah Sumatera, elektabilitas pasangan Capres 01 masih tertinggal dari 02. Di wilayah tersebut, elektabilitas Capres 01 baru sebesar 45,%. Untuk pasangan Capres 02 sebesar 48,2%. Sedangkan Zona Wilayah yang memberikan kontribusi kemenangan terbesar bagi pasangan Capres 01 meliputi Zona Wilayah Jateng, Jatim, dan DIY. Di Zona Wilayah tersebut, elektabilitas pasangan Capres 01 hingga mencapai 79,1%. Sedangkan elektabilitas pasangan Capres 02 hanya sebesar 15,3%”.

Selain menyajikan elektabilitas Capres, Wempy juga menyampaikan temuan peta elektabilitas Partai Peserta Pemilu 2019. “Untuk peta elektabilitas partai politik, PDI Perjuangan masih unggul dengan elektabilitas sebesar 26,4%. Sedangkan Partai Gerindra berada di posisi runner up dengan elektabilitas sebesar 14,6%. Disusul oleh Partai Golkar (11,1%), Partai Demokrat (7,5%), PKB (6,2%), PKS (4,4%), PAN (3,7%), PPP (3,4%), Nasdem (2,5%), dan Partai Perindo (1,3%). Elektabilitas partai-partai lainnya masing-masing di bawah 1%. Potensi pemilih yang belum menentukan pilihan (undecided voters) masih tersisa 16,6%,” urai Wempy.

“Kalau dilihat dari peta elektabilitas, setidaknya ada enam partai poiitik yang sudah bisa dipastikan akan lolos ke Senayan diantaranya : PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, PKB dan PKS’.

“Untuk empat partai lainnya PAN,PPP, Nasdem, dan Partai Perindo harus berjuang melewati ambang batas 4 %. Partai-partai dengan elektabilitas dibawah 1% seperti partai Hanura, PSI,PBB, Partai Berkarya, PKPI dan partai Garuda berpotensi besar gagal masuk ke Senayan,” ungkap Wempy.

Survei ini kami lakukan pada periode 3-8 April 2019.Jumlah sampel pada survei ini sebesar 1080 responden yang menyebar proporsional di semua wilayah Provinsi di Indonesia, adapun Margin Of Error’ (MoE) sebesar +-2,98% pada tingkat kepercayaan 95%,pungkas Wempy.(Yayan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *