DPC PGM Indonesia Kec. Ngamprah Dampingi Proses Perizinan Pelaksanaan PTMT

Bandung Barat, wartapelita.com-Pengurus DPC Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kecamatan Ngamprah Kab. Bandung Barat turut serta mendampingi Proses Perizinan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) Madrasah tingkat RA, MI, MTs, dan MA di Wilayah Kecamatan Ngamprah, Jumat (24/9/2021).

Proses perizinan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Ngamprah, KBB diterima oleh Sekretaris Kecamatan Ngamprah dan beberapa Staf Kecamatan Ngamprah.

Turut hadir di Kantor Kecamatan Ngamprah, Pengawas RA dan MI, Nia Herningsih, perwakilan KKRA, dan KKMI Kecamatan Ngamprah.

Wakil Ketua DPC PGM Indonesia Kec. Ngamprah, Dede Firman, mengajak kepada seluruh madrasah untuk mematangkan persiapan dan menetapkan kepastian dimulainya Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, sehingga nanti pada saat Satgas Covid tingkat Desa, Kecamatan bahkan dari Puskesmas turun ke lapangan untuk melaksanakan verifikasi seluruh madrasah sudah benar-benar siap untuk melaksanakan Pembelajaran PTM Terbatas.

“DPC PGM Indonesia Kec. Ngamprah mengajak kepada seluruh madrasah untuk mematangkan persiapan dan menetapkan kepastian dimulainya Pembelajaran Tatap Muka Terbatas. sehingga nanti pada waktunya di mana Satgas Covid Desa atau Kecamatan bahkan dari Puskeamas turun ke lapangan untuk melaksanakan verifikasi madrasah sudah siap untuk melaksanakan Pembelajaran PTM Terbatas,” ungkap Dede Firman.

Menurut Dede, pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara terbatas ingin segera dilaksanakan oleh madrasah hal itu merupakan aspirasi yang disampaikan pihak orangtua siswa kepada madrasah.

“Aspirasi dari orangtua yang disampaikan kepada madrasah, agar anak-anaknya segera bisa belajar tatap muka,” tutur Dede kepada WP (24/9/2021).

DPC PGM Indonesia Ngamprah mendorong agar PTM Terbatas dapat secepatnya dilaksanakan dengan merujuk Edaran dari Kepala Kantor Kemenag Bandung Barat dan SEKDA Kabupaten Bandung Barat.

Dede mengungkapkan bahwa saat ini madrasah/RA terus berupaya memenuhi persyaratan-persyaratan untuk mengelar pembelajaran tatap muka terbatas. Sehingga saat diverifikasi oleh pihak-pihak terkait, madrasah/RA secara administrasi dan sarana memenuhi persyaratan digelarnya PTMT.

“DPC PGM Indonesia Kecamatan Ngamprah berharap agar stakeholders dapat memfasilitasi proses perizinan PTM Terbatas dan madrasah harus bertahap memenuhi persyaratan yang ditentukan,”pungkasnya.

Kontributor: Dadan Saepudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *