HIDAYATULLAH BANDUNG BARAT GELAR RAKER 

Bandung Barat. Wartapelita

Dalam rangka meningkatkan kinerja dan produktivitas Para Da’i, untuk melaksanakan tugas berdakwah, memajukan lembaga Pendidikan, kepedulian Sosial dan meningkatkan kesejahteraan Umat dalan Bidang Ekonomi, maka Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Hidayatullah Bandung Barat, menginisiasi acara Silaturahmi Da’i dan Dialog Peradaban yang di laksanakan pada hari sabtu-Ahad, (17-18/3/ 2018), di Masjid At Taqwa- Pesantren Pertanian At Taqwa,
Tujuan acara ini untuk meningkatkan keyakinan dalam berjuang, menambah ilmu dan wawasan serta sebagai sarana menjalin ukhwah Islamiyah dari berbagai Tokoh masyarakat, alim ulama dan pemerintah di Daerah Bandung Barat.
Acara di Hadiri oleh Ust. Dadang Abu Hamzah sebagai Ketua DPW Hidayatullah Jabar dan Drs. H. Med Ardiwilaga, M.S.i, sebagai Camat Ngamprah, Ust Koswara sebagai Ketua MUI Desa Cimanggu dan Ratusan tokoh Masyarakat dari Ketua-Ketua RW, RT, Karang Taruna, Majelis Ta’lim, Muslimat NU, DKM, Ormas Islam dan Pimpinan Pesantren dari Purwakarta, dan Kab.Bandung.
Camat menyampaikan ungkapan syukur dan Apresiasi atas gagasan acara ini di gelar sebagai upaya meningkatkan ukhwah, sinergi dan menyatukan langkah dalam membangun masyarakat Bandung Barat lebih Baik, beliau berpesan untuk membangun peradaban harus dilandasi Keimanan dan ketaqwaan, serta niat yang kuat dalam melaksanakan berbagai aktivitas hanya mencari Ridho Allah, ungkapnya.

“Kita harus banyak belajar dari orang tua kita dalam menyikapi berbagai persoalan hidup, lebih baik punya rumah sederhana asal punya kebun yang luas, untuk para pemuda hendaknya kita harus menanamkan jiwa pantang mengeluh dan tumbuhkan kemauan, kreativitas dan terus berjuang berinovasi dalam melakukan usaha. Menjelang pilkada Bapak Pesan jaga nilai nilai persaudaraan, kerukunan, dan semangat untuk berpartisipasi mensukseskan dalam memilih pemimpin Kabupaten Bandung Barat yang terbaik sesuai dengan hati nurani dan pengenalan kita kepada paslon, terlebih agenda pemilihan ini dilaksanakan secara serentak setelah Hari Raya Iedul Fitri maka mari jaga kebersihan dan kejujuran dalam pelaksanaannya.”
Sementara Ust Abu Hamzah sebagai Pembicara dalam acara tersebut menyampaikan, bahwa Peradaban itu berasal dari kata adab, artinya orang berperadaban, adalah orang orang yang memiliki akhlaq mulia, ramah, sopan santun, budi perkerti, teratur hidupnya dan mau diatur berdasarkan norma – norma agama dan Nilai Islam sebagai Agama yang sempurna dalam mengatur kehidupan ini secara lengkap menyeluruh dan sempurna.
Maka berbicara peradaban sejatinya kita sedang berupaya memahami nilai nilai tertinggi dalam hidup untuk jalan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan, pilar -pilar dalam membangun peradaban dengan Iman, Ilmu dan Harta.
Tidak ada peradaban di bangun dengan kebodohan dan kemiskinan tapi dimanapun peradaban itu harus di bangun dengan iman, ilmu dan harta.
Untuk membangun peradaban islam tidak dengan membayangkan harus memulai dari hal hal yang besar, tapi dari mulai memperbaiki ke yakinan bahwa Allah swt maha pemberi ilmu, pemberi harta dan maha baik, sehingga mulai dari diri sendiri melaksakan ibadah ibadah baik mahdhoh maupun ghoirmahdoh, mengambil duri dijalan, menebar kebaikan dengan muka tersenyum, membersihkan rumah dan lingkungan sekitar, meningkatkan ukhwah, itu bagian dari membangun peradaban jika landasannya hanya berharap keridhoan Allah swt, serta aturan aturan yang telah disepakati berdasarkan Al Qur’an dan Sunah Rosulullah.
Antusias para peserta menambah semangat para pembicara, harapannya acara ini bisa intensif dilaksanakan sebagai upaya merubah maindset atau pola pikir masyarakat dalam meningkatkan wawasan, ilmu dan pengalaman dari para narasumber yang dapat memberi inspirasi dan motivasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan dalam menghadapi kehidupan, tidak hanya sebagai wacana namun ada langkah langkah secara sistematis, terukur dan terprogram dalam upaya membangun kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat Bandung Barat.
Terlebih potensi Masyarakat Bandung Barat secara khusus di Desa Cimanggu sangat baik, ada potensi pengembangan usaha pertanian, pariwisata, pengembangan pendidikan salah satunya di RW 08 ada Pesantren Pertanian At Taqwa yang sedang mengembangkan sektor Edu Wisata dari Mulai Pendirian PAUD, Taman Baca Masyarakat, Pengembangan Agri Bisnis dan binaan Majelis Ta’lim serta penugasan Para santri dan Da’i untuk membina masyarakat.
Pada momentum Rapat Kerja Daerah dan Dialog Peradaban Panitia mengambil Tema Sukses Dakwah dan Tarbiyah bersama Da’i Bangun Peradaban Islam. Ujar Asep sebagai ketua DPD Hidayatullah KBB.
Diakhir acara Bapak Drs.Med Ardiwilaga,M,S.i sebagai Camat Ngamprah dan Ust Abu Hamzah, Lc sebagai ketua DPW Hidayatullah Jabar. Menyerahkan Surat Tugas dan Meresmikan Pembentukan DPC Hidayatullah kepada Para Da’i untuk mengelola pesantren yang merupakan cabang Hidayatullah Bandung Barat di tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Ngamprah, Cisarua, dan Cikalong Wetan.
Harapan dengan penugasan Da’i ini amanah wakaf berupa tanah dan masjid yang ada disekitar bisa lebih dimanfaatkan dalam pemberdayaan dan peningkatan pendidikan untuk kepentingan warga sekitar dan bisa menambah keberkahan bersama.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *