Ini Pesan Kepala MTs Mathla’ul Anwar Sukaguna Saat Perpisahan Siswa Kelas IX


Bandung Barat, wartapelita.com
MTs Mathla’ul Anwar Sukaguna yang beralamat di Kampung Sukaguna, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat melaksanakan kegiatan pelepasan dan perpisahan siswa kelas IX yang bertempat di Perkemahan Curug Sawer, Cililin (5/6/2021). Kegiatan diikuti oleh beberapa perwakilan orang tua siswa dan dewan guru.

Kegiatan dengan mengambil tema “Perpisahan Bukanlah Berpisah untuk Selamanya, Teruslah Belajar dan Kenang Selalu Madrasahmu” tampak dewan guru, orang tua, dan siswa kelas IX menerapkan protokol kesehatan pada saat pelaksanaan kegiatan.

Kepala MTs Mathla’ul Anwar Sukaguna, Acep Dadang dalam arahannya menyampaikan beberapa pesan kepada para siswa Kelas IX di antaranya ia berharap melalui perpisahan ini untuk jadikan sebagai ajang menumbuhkan kerinduan sebagaimana pepatah mengatakan “Perpisahan bukanlah berpisah untuk selamanya namun jadikan sebagai ajang untuk menumbuhkan kerinduan.”

Ia pun menjelaskan bahwa kerinduan yang dimaksud yaitu ketika para siswa sudah keluar dari madrasah yang dipimpinnya, para alumni akan terus mengenang madrasahnya bahkan suatu saat mereka akan kembali ke madrasah untuk melaksanakan reuni sehingga silaturahmi tetap berjalan.

Acep berpesan agar para alumni angkatan tahun 2021 ini untuk terus meningkatkan semangat belajarnya dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Setelah lulus dari MTs Mathla’ul Anwar Sukaguna, kalian harus melanjutkan belajar ke jenjang yang lebih tinggi,” pesannya.

Ia menambahkan agar para siswa dapat menjaga nama baik almamaternya seperti berperilaku baik dan meningkatkan prestasinya di jenjang pendidikan selanjutnya.

Acep pun menyampaikan permohonan maafnya kepada para orang tua siswa jika selama anak-anaknya dididik di madrasahnya ada kekurangan. Sehubungan perpisahan tersebut Acep menyerahkan kembali amanah yang sudah dipercayakan orang tua untuk mendidik anak-anaknya di madrasah yang ia pimpin.

“Selama tiga tahun, kami mendapatkan amanah dari orang tua siswa untuk mendidik putra dan putri Bapak dan Ibu di madrasah kami, hari ini kami menyerahkan kembali putra dan putri Bapak dan Ibu. Kami memohon maaf jika dalam mendidik putra dan putri Ibu ada kekurangan,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *