KRI TANJUNG KAMBANI 971 EMBARKASI SATGAS PURNA TUGAS PAMTAS RI – PNG

wartapelita.com – Jakarta, Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Tanjung Kambani 971 melaksanakan embarkasi personel TNI AD yang purna tugas dalam Satgas Pamtas RI-PNG, di dermaga umum Merauke, Papua, Jumat (19/7).

Kapal perang jenis angkut personel ini akan membawa dua Batalion yang bermarkas di Kediri dan Lampung setelah melaksanakan tugas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG selama kurang lebih 1 tahun.Dalam embarkasi tersebut, KRI Tanjung Kambani 971 mengangkut ratusan personel beserta perlengkapan perorangan dan kendaraan taktis serta perlengkapan satgas lainnya.

KRI yang dikomandani Letkol Laut (P) Masrurun, M.Tr (Han) melaksanakan operasi angkutan laut militer dalam rangka pergeseran personel dan material pasukan pengamanan perbatasan darat Indonesia dengan Papua New Guinea. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pokok Kolinlamil dalam rangka Operasi militer selain perang (OMSP).

Panglima Kolinlamil Laksda TNI Heru Kusmanto, S.E.,M.M. melalui perintah berlayar (PB), menginstrusikan kepada Komandan KRI agar memperhatikan keamanan personel dan material; mewaspadai cuaca buruk; menjaga moril prajurit selama pelayaran dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan prajurit melalui latihan; meningkatkan kewaspadaan, purbajaga terhadap bahaya navigasi dan bahaya tubrukan.

Sebelumnya KRI Tanjung Kambani 971 telah mendebarkasi personel dan material TNI AD yang akan menggantikan Pasukan yang purna tugas ini.
Dan selama lintas laut menuju Merauke, menurut Komandan KRI, kapal tidak menemui kendala, cuacapun mendukung dan selama pelayaran dilaksanakan latihan peran untuk memelihara dan meningkatkan kecakapan serta keterampilan Prajurit KRI sesuai bidang, guna mendukung keberhasilan tugas.

Usai Embarkasi pasukan yang purna tugas Pamtas RI-PNG, KRI Tanjung Kambani 971 menuju ke Surabaya untuk debarkasi satu Batalion TNI AD yang bermarkas di Kediri, selanjutnya ke Jakarta untuk debarkasikan Personel dan material satu Batalion lainnya yang bermarkas di Lampung.

Reporter

Yayan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *