Pembangunan Bale Sawala Di Desa Babakansari

Cianjur, WP

Bale Sawala yang dibentuk di tiap desa di kabupaten Cianjur mulai di jalankan seiring dengan program Bupati Irvan Rivano Muchtar melalui tujuh pilar budayanya.

Salah satunya yang menjalankan program tersebut yaitu Desa Babanksari Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (14/10/17)

Ketika dikonfirmasi, Hal ini dibenarkan oleh Ahmad Lamo selaku Kaur Perencanaan mewakili Kepala  Desa Babakansari, bahwa  Program Kampung Kuba ( Kampung Utama Berakhlakul Karimah ) sudah berjalan di tiap Desa yang dibangun per RW.

” Ya ini kan program Bupati yang memang harus dijalankan oleh semua jajaran desa se-Kabupaten Cianjur, “ujarnya .

Menurut Munir ( panggilan akrabnya ), masyarakat juga mendukung atas adanya program kampung KUBA  tersebut, karena manfaatnya tentu akan terasa, salah satu fasilitas yang harus ada di kampung KUBA yaitu Bale Sawala, ini diperuntukan buat musyawarah tingkat RW,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Iyan Sopiani, sebagai Kadus Dua, Ia sangat mengapresiasi atas dukungan masyarakat serta tokoh atas program tersebut, sehingga atas kerjasama akan terbangun Bale Sawala di kepunahannya yaitu di kampung Babakan Maleber yang ada pada wilayah binaannya, menurut dia ini akan membantu dan mempermudah sosialisasi program Desa maupun program pemerintah kabupaten.

” Saya berharap dengan adanya kampung Kuba dan adanya  bale Sawala ini, masyarakat lebih pro aktif dan lebih dekat dengan pemerintah, baik langsung maupun tidak langsung, menuju Cianjur jago,”  ungkapnya.

Lebih lanjut Munir mengatakan, bahwa biaya pembuatan Bale Sawala ini  diambil dari dana RT yang sepuluh juta, jadi tidak membebani masyarakat. Jadi dalam hal ini masyarakat tidak terbebani dengan biaya pembangunan, mengingat ini program yang dananya juga sudah disiapkan oleh pemerintah melalui program yang lain yaitu program sepuluh juta per RT, dari program itu setiap RT yang ada dalam wilayah masih satu RW, menyisihkan sebagian dari dana sepuluh juta tersebut, untuk pembangunan Bale Sawala, namun pengerjaannya dikerjakan swadaya oleh masyrakat, adapun untuk ukuran bangunan bale itu sendiri tentunya sesuai program.

” Jadi tidak ada ukuran yang pasti berapa ukuran Bale, ini disesuaikan dengan kemampuan tiap ke RW-an,” tandas Ahmad. (Dr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *