SEMINAR LITERASI ‘TEKNIK MENULIS CERPEN’


Bojonegoro,wartapelita.com- Literasi secara umum tidak hanya sekedar membaca dan menulis, melainkan mampu memahami lingkungan sekitar. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, literasi adalah kemampuan menulis dan membaca.

Namun, makna literasi sebenarnya memiliki pemahaman yang lebih kompleks dan dinamis, tidak hanya dipahami sebagai kemampuan baca dan menulis saja.

Upaya peningkatan kualitas peserta didik tidak terlepas dari peningkatan ilmu pengetahuan saja, melainkan skill yang dimilikinya. Oleh karena itu, perlu wadah lembaga dalam mengasah kreatifitas siswa.

Lembaga MTs-MA Integral Luqman Al Hakim mewadahi siswa dengan mengadakan berbagai ekstrakulikuler seperti menjahit, pandu dan sebagainnya. Tidak hanya itu, upaya peningkatan kualitas peserta didik juga menjadi tantangan besar khususnya di bidang literasi.

Selasa,(01/02/2022) lembaga MTs-MA Integral Luqman Al Hakim telah bekerjasama dengan Penerbit Mitra Karya untuk meningkatkan literasi di lembaga melalui seminar literasi.

Berdasarkan hasil riset Tim Literasi, Madrasah mengambil tema “TEKNIK MENULIS CERPEN BAGI PEMULA”. Seminar ini dimentori langsung oleh narasumber terbaik di bidangnya dengan jumlah dua orang. Beliau bernama Bagus Ibrahim, S,Sy ( Penulis dan CEO Penerbit Mitra Karya) bersama partnernya Saifu Ali (Penulis, CEO Penerbit APF). Dengan peserta berjumlah 82 siswa dan 23 dewan guru.

Pada sambutan yang disampaikan oleh Kepala Madrasah, Ustadz Darwanto S,Pd., mengungkapkan bahwa beliau sangat mendukung penuh acara ini, diharapkan siswa dapat mengikuti dengan baik dan memiliki output siswa berkarya, yakni menerbitkan buku.

Kegiatan berlangsung pukul 08.00-14.30 WIB, masing-masing narasumber memaparkan materi cukup menarik. Materi pertama disampaikan oleh Ustadz Bagus keterkaitan ‘Teknik dasar kepenulisan’ sehingga menjadi rangsangan awal bagi peserta didik agar lebih termotivasi dalam memulai menulis.

Kemudian, materi ke-dua disampaikan langsung oleh Ustadz Saifu Ali terkait materi menulis cerpen. Materi yang disajikan tidak kalah menarik. Pada materi ini selain dibekali dengan teori, siswa juga melakukan praktek langsung. Di akhir waktu, narasumber memberikan reward bagi peserta terbaik.

“Tidak menyangka bisa mendapatkan hadiah dari penulisnya langsung. Saya sangat senang sekali” tegas Ahmadina, salah satu peserta seminar.

Kegiatan seminar literasi ini memiliki dampak yang luar biasa, baik pada guru maupun siswa. Dengan diadakannya seminar ini diharapkan menjadi jembatan awal peningkatan literasi untuk meningkatkan kualitas lembaga lebih baik lagi ke depannya.

Penulis: Siti Femi Listiana, S.Pd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.