SMA Pradita Dirgantara Siap Jajaki Kerjasama Dengan Jerman


Boyolali, wartapelita.com-SMA Pradita Dirgantara mengadakan Diskusi Akademik dengan Goethe Institut pada hari Senin, 01 Maret 2021. Goethe Institut adalah Lembaga non-profit Jerman yang beroperasi di seluruh dunia termasuk Indonesia. Acara ini menjadi inisiasi awal bagi Sekolah Pradita Dirgantara untuk melakukan kerjasama di bidang pendidikan dengan pihak Jerman serta dalam rangka mewujudkan komitmen untuk menjadi sebuah lembaga pendidikan menengah atas yang berkelas dunia.

Di Indonesia sendiri Goethe Institut terdapat di tiga kota yaitu Jakarta, Bandung dan Surabaya. Lembaga yang didirikan pada tahun 1951 ini memiliki motto Sprache, Kultur, Deutschland yang artinya Bahasa, Budaya, Jerman. Tak heran jika Goethe Institut sangat aktif mempromosikan belajar Bahasa Jerman dan pengenalan budaya Jerman ke seluruh dunia.

Diskusi akademik yang berlangsung selama kurang lebih dua jam melalui aplikasi virtual meeting ini dihadiri oleh Ibu Hadi Tjahjanto selaku ketua umum Yayasan Ardya Garini yaitu yayasan yang menaungi SMA Pradita Dirgantara beserta jajarannya, juga hadir jajaran pejabat Direktorat serta Kepala Sekolah dan wakil kepala sekolah SMA Pradita Dirgantara. Adapun moderator dalam acara tersebut adalah Bapak Dwi A Yuliantoro, PhD selaku Direktur Direktorat Pengembangan Sekolah Pradita Dirgantara.

Antje Nehls yang merupakan Koordinator Kerjasama Bahasa Jerman Goethe Institut sangat bangga bahwasanya siswa-siswi SMA Pradita Dirgantara sudah mempelajari Bahasa Jerman sejak kelas X. Meskipun termasuk sekolah yang sangat muda namun kemampuan Bahasa Jerman siswa-siswi SMA Pradita Dirgantara sudah sangat baik, hal ini dibuktikan pada Olimpiade Bahasa Jerman yang lalu, Siswi SMA Pradita Dirgantara berhasil masuk sepuluh besar di Provinsi Jawa tengah. “Kami berharap siswa-siswi sekolah kami dapat masuk sepuluh besar di tingkat nasional di Olimpiade Bahasa Jerman yang akan datang” kata Pak Dwi di sela-sela diskusi.

Goethe Institut sangat mengapresiasi dan mendukung rencana SMA Pradita Dirgantara untuk mendirikan German Corner di lingkungan sekolah yang bertujuan untuk memperkenalkan Budaya dan Bahasa Jerman kepada semua elemen di lingkungan SMA Pradita Dirgantara.

Adapun diskusi akademik ini akan diadakan kembali dalam waktu dekat untuk membahas mengenai program Studienbrücke dan PASCH Schule. Dimana SMA Pradita Dirgantara siap untuk melalui proses atau fase-fase yang disyaratkan agar dapat berpartisipasi dan bergabung pada program-program tersebut. Adapun MoU (Memorandum of Understanding) untuk mengembangkan program-program yang menyangkut pengembangan Bahasa dan budaya Jerman akan ditandatangani kedua belah pihak pada waktu yang akan disepakati bersama. (Lena/Humas SMA Pradita Dirgantara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *