SULAP SAWAH DENGAN PALAWIJA, INI HARAPAN PETANI

Bandung Barat, wartapelita.com-Menghadapi musim kemarau, petani di Desa Mekarjaya, Cihampelas KBB tepatnya di Kampung Sareni menyulap sawahnya dengan bertani palawija.

Jenis tanaman yang ditanam petani meliputi; ketimun, kacang panjang, terong, tomat, dan ada juga yang menanam edamame.

Salah seorang petani, Yudi Hermawan (46) mengungkapkan bahwa petani di kampungnya semangat dalam menanam palawija selepas panen padi beberapa pekan lalu.

Yudi menuturkan ada beberapa permasalahan yang dihadapi petani yaitu pemodalan, penyediaan benih, serta biaya penyedotan air.

“Masalah umum bagi petani adalah sektor pemodalan, benih, biaya pengolahan tanah, untuk palawija biasanya musim kemarau masalahnya menyangkut air,” ungkap Yudi kepada WP (12/8/21).

Ia pun mengungkapkan bahwa untuk sumber air bisa menyedot di Saguling namun biayanya lumayan.

“Alhamdulillah, ada dari genangan Saguling untuk pengairan namun yang menjadi kendalanya cost, biaya penyedotannya,” imbuhnya.

Ia berharap ada perhatian dari stakeholders terkait dengan pertanian palawija sehingga dapat meningkatkan perekonomian petani dan menumbuhkan petani muda di kampungnya.

“Alhamdulillah, yang saya ketahui untuk beberapa tahun masa tanam sekarang, generasi yang muda-muda mulai turun untuk ikut menanam dan berusaha di sektor pertanian dan geliatnya sudah terlihat,” katanya.

Pertanian baginya merupakan langkah untuk membangun aset. “Dengan bertani, membangun aset,” tegasnya.

Saat ini, Yudi memanfaatkan sawahnya dengan bertani kacang edamame dan terong.

“Rencana tidak monokultrul tapi menanam dengan tumpang sari,” pungkasnya.

Kontributor: Dadan Saepudin
Editor: S.Permana W.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *