Terjadi Poliandri, Akibat Kawin Liar dan Cerai Gelap.

Bandung Barat, Wartapelita.com
Poliandri adalah isteri bersuami dua. Saat ini banyak terjadi terutama di pelosok pelosok pedesaan, hal itu diungkapkan sejumlah sumber kepada Warta Pelita.

Menurut sumber, terjadinya poliandri tersebut akibat adanya kawin liar dan cerai gelap. Mengenai kawin liar saat ini karena masih ada oknum masyarakat yang tidak mau ribet mengurus persyaratan pertikahan, apalagi kalau yang bersangkutan masih beristeri. Karena terlanjur sudah berhubungan dekat dengan seorang isteri, akhirnya terpaksa mencari jalan untuk dapat menikah, kemudian mwncari oknum ustadz atau ajengan yang dapat melaksanakan pertikahan tersebut secara liar atau tidak tercatat di Kantor Urusan Agama setempat. Yang bersangkutan cukup ditikahkan secara agama saja oleh oknum -oknum tertentu, yang disebut Amil atau Lebe.

Kemudian dalam perceraian juga tak ada ubahnya dengan pertikahan liar, mereka secara diam-diam memberi surat pernyataan jatuh talak atau cerai, diatas selembar kertas yang ditanda tangani oleh yang bersangkutan, bahkan tak sedikit dengan membuat pernyataan tersebut secara tidak langsung dipandu oleh oknum yang disebut lebe atau ustadz kemudian memberikan sejumlah uang kepada oknum tetsebut dengan alasan nanti kalau ada jodohnya kalau mau menikah lagi akan dilaksanakan oleh yang bersangkutan, tuturnya.

Padahal di desa itu sekarang sudah tidak ada lagi yang namanya Amil atau Lebe atau Pembantu Petugas Pencatat Nikah (P3N sudah tidak ada. Tapi sampai saat ini masih ada saja oknum yang melakukan hal tersebut.

Akibat adanya kawin liar dan cerai gelap tersebut, akhirnya banyak terjadi isteri yang memiliki dua suami alias poliandri, karena status isteri tersebut tidak jelas, sebab dalam kenyataannya isteri tersebut sudah pisah tapi bukan janda, karena perceraiannya tidak resmi tidak melalui Pengadilan Agama (PA). Tapi pada kenyataannya mereka dapat melakukan pertikahan dengan suami barunya akibat difasilitasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, tandas sumber.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *