Astaga Seorang Anak Diancam dan Digagahi Ayahnya.

Ket. Gambar: Korban kekerasan seksual yang dialami NA bocah 7 tahun yang masih duduk di bangku kelas 1 SD, warga Desa Sipapaga Kecamatan Panyabungan Kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina),  Ketika berada di Mapolres Panyabungan bersama ibu kandungnya yusroh(26)

Panyabungan l, Warta Pelita

Sungguh keji Perilaku bejat yang di terima  NA bocah 7 tahun yang masih duduk di bangku kelas 1 SD, warga Desa di Kecamatan Panyabungan Kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera utara itu sudah berulangkali.

Awalnya diketahui perilaku bejat itu saat NA sering mengalami kesakitan di daerah kemaluan dan dubur sehingga Yusroh (26), Ibu kandung NA menayakan kenapa putrinya sering mengalami itu.

“Mamak anu saya sakit kata putri saya,” kata Yusroh kepada Wartawan , Jum’at Malam (19/1/2018). di depan Kantor Mapolres Mandailing Natal.

Selain mengalami kesakitan Yusroh mengatakan putrinya sering menangis kencang ketika ditanya kenapa putrinya mengalami kesakitan di daerah kemaluannya.

Penasaran, melihat anaknya sering kesakitan Yusrohpun kembali menanyakan kondisi anaknya saat suaminya sedang berada di luar rumah, tepatnya pada hari jum’at siang (19/1/2018),”ia bilang mamak janji jangan bilang ke ayah, baru saya bilang,” ujarnya menirukan ucapan putrinya.

Kemudian Yusroh menuruti permintaan putrinya sehingga putrinya mengaku sudah sering dicabuli ayah tirinya ketika ibunya sedang bekerja di salah satu warung nasi di Panyabungan.

“Saya kalau siang kerja, jadi saya jarang di rumah, ternyata disitulah putri saya di cabuli suami saya dan kata putri saya jika ia mengakuinya ia akan dibunuh,” tuturnya sambil menagis

Ironisnya, menurut Yusroh melalui pengakuan putrinya, selain mencabuli kemaluan putrinya suaminya yang juga ayah tiri putrinya sering menyodomi putrinya dari belakang sehingga anaknya kalau buang air besar sering menangis duluan.

“Ayah juga memasukkan anu kebelakang saya mamak, kata anak saya sambil ia menangis,” katanya lagi.

Lanjut Yusroh, “Selain mencabuli anak saya suami saya juga sering melakukan ringan tangan terhadapnya dan anak-anak (menganiaya), dan kalo saya melawan nanti ibu mertua bantuin mukulin saya,” tandasnya sambil meneteskan air mata.

Sebelumnya Yusroh dan putrinya yang di dampingi Lembaga Perlindungan Anak (LPA), sudah membuat laporan ke Mapolres Madina atas perilaku bejat suaminya terhadap putrinya yang juga ayah tiri putrinya.

“Kita sudah mendampingi pelapor atau Ibu bocah yang diduga kuat korban pencabulan oleh ayah tirinya sendiri,” tambah Rizal Lubis Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) LPA Madina.

Terpisah, AKBP Martri Sonny,S.ik.MH Kaolres Madina saat di konfirmasi melalui kasat Reskrim AkpM.Naenggolan.SH menjelaskan, pihaknya sudah menerima laporan seorang perempuan atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

“Kita sudah menerima laporan masyarakat terkait dugaan Pencabulan terhadap Anak dibawah umur, tapi untuk lebih lanjut kita belum bisa memberikan keterangan karena masih tahap pemula, nanti kita berikan informasi lebih lanjut setelah kita lakukan penyelidikan dan penyidikan,”jelasnya. (saba

r/Dede Rohman).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.